unggul, inklusif dan humanis

serviens in lumine veritatis

bukan ilmu semata

Peluncuran Buku “Pembangunan Rumah Tumbuh Sebagai Jembatan Kebersamaan”
Share:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • email
  • PDF

Akhir  tahun 2010 lalu, wilayah Sleman dan sekitarnya terkena erupsi merapi yang menyebabkan banyak warga kehilangan keluarga dan harta benda mereka, salah satunya tempat tinggal. Hal inilah yang melatarbelakangi munculnya KKN (Kuliah Kerja Nyata) Tematik Bencana Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang merupakan KKN alternatif yang langka, sebab keberadaannya tergantung pada tema masalah bencana.

Pada KKN Tematik “Peduli Bencana Merapi” ini, mahasiswa KKN Tematik dan LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat) Universitas Atma Jaya Yogyakarta, dan relawan SKM (Sumur Kitiran Mas) serta masyarakat (korban bencana) yang menerima bantuan, bergotong-royong membangun “Rumah Tumbuh”, yakni rumah yang dibangun secara bertahap dan mengalami pertumbuhan ruang dengan prioritas para janda dan warga yang memang sangat membutuhkan. Sejumlah 20 Rumah Tumbuh dibangun di kecamatan Cangkringan, Sleman ,Yogyakarta, diantaranya : 4 rumah di dusun Pangukrejo desa Umbulharjo, 3 rumah di dusun Kalitengah Kidul desa Glagah harjo, dan 13 rumah di dusun Pusmalang desa Wukirsari.

“UAJY dengan visi unggul, inklusif, dan humanis, menyadari bahwa keunggulan yang didapatkan tidak lepas dari kontribusi banyak pihak yang tidak terbatas oleh sekat ras, suku, agama, dan nasionalitas sehingga UAJY wajib untuk membagikan keunggulannya kepada masyarakat yang membutuhkan . Kepedulian kepada mereka yang terpinggirkan dan menderita tercermin dalam kesungguhan UAJY dalam ikut aktif membantu program pembangunan shelter bagi warga yang terkena erupsi Merapi” ungkap Dr. R. Maryatmo, MA, Rektor UAJY dalam sambutannya pada Peluncuran Buku Pembangunan Rumah Tumbuh sebagai Jembatan Kebersamaan yang diselenggarakan di dusun Pusmalang desa Wukirsari, Kecamatan Cangkringan, Kamis, 24 November 2011.

Pada Peluncuran buku yang dihadiri oleh Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo, M.Si, Koordinator Posko Sumur Kitiran Mas Rm. Yuvensius Deny Sulistiawan,Pr  dan diulas oleh Drs. Surya Adi Pramana, M.Si selaku Dosen FISIP UAJY ini juga menjadi ajang tanya jawab antara warga masyarakat dan Bupati Sleman.  Yuvensius Deny Sulistiawan,Pr  mengatakan bahwa dalam pembangunan rumah tumbuh ini jalinan persaudaraan yang terbangun lebih penting dari bangunan yang ada.

Sedangkan Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo, M.Si dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Universitas Atma Jaya Yogyakarta dan Posko Sumur Kitiran Mas karena telah membantu meringankan beban masyarakat yang terkena dampak erupsi Merapi dan semoga kerjasama UAJY dengan Pemerintah Kabupaten Sleman dapat berkelanjutan . Dalam sesi terakhir, Drs. Surya Adi Pramana selaku pengulas berpesan bahwa pentingnya kebersamaan dan gotong royong dalam membangun dan membantu masyarakat. Redaksi juga berpesan bahwa semoga buku ini dapat menjadi acuan bagi pihak-pihak yang hendak melakukan rekonstruksi maupun relokasi para korban bencana erupsi Merapi, sehingga dapat memberikan pembangunan yang layak untuk dihuni bagi kelangsungan masa depan dan korban. Pengalaman dalam proses pembangunan rumah tumbuh ini dapat menjadi refleksi bagi para relawan dan pembaca dalam memaknai kehidupan berbagi dan berguna bagi sesama.