unggul, inklusif dan humanis

serviens in lumine veritatis

bukan ilmu semata

Merekam semangat teman-teman Difabel dalam foto dan esai
Share:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • email
  • PDF

Atma Jaya Photography Club (APC) dan Pers Mahasiswa “PASTI” Universitas Atma Jaya Yogyakarta mengadakan Pameran Foto dan diskusi terbuka , 3-5 Desember 2011 di Lembaga Indonesia Perancis  (LIP) Jalan Sagan no 3 Yogyakarta sebagai kegiatan untuk memberikan pandangan berbeda tentang kaum diffabel (different ability) , khususnya pada momentum Hari Diffabel Internasional yang jatuh pada 3 Desember.

 Makna dari judul pameran “- +” (minus plus) ini yaitu untuk melihat berbagai aspek yang memandang mereka yang difabel bahwa tak bisa berbuat sedemikian pada umumnya. Kenapa harus – (minus) yang paling depan, karena sebagian besar orang menganggap bahwa mereka yang berkebutuhan khusus tidak dapat melihat lebih dalam tentang kelebihan mereka. Dalam pameran ini kami buktikan bahwa orang yang berkebutuhan khusus juga tidak kalah mandiri dan dapat berpretasi. Kata cacat yang sering terucap menunjukan bahwa difabel itu serba kekurangan tetapi kami melawan pandangan yang selalu – (minus) dan menunjukan bahwa mereka juga mempunyai semangat yang tinggi untuk terus berjuang hidup.

Berbicara mengenai difabel, kita berbicara mengenai suatu kelompok masyarakat yang khas. Yang kesehariannya tidak terlepas dari tindakan diskriminasi.Beberapa kasus memperlihatkan bagaimana para difabel masih kesulitan dalam mengakses fasilitas umum, memperoleh diskriminasi dalam pekerjaan, pendidikan, partisipasi politik, dll.

Pameran ini membagi berbagai macam kisah dari para difabel yang berjuang di dalam kehidupannya baik di aspek pekerjaan, pendidikan, dan kesenian. Menekankan pada semangat mereka untuk tetap bertahan.