header-int

Berinovasi Namun Tetap Memperhatikan Sisi Lingkungan Hijau

13 March 2017
Share Facebook Share

Dewasa ini pembangunan di Indonesia mengalami peningkatan yang  pesat, semakin banyaknya gedung pencakar langit yang dibangun demi kemajuan bangsa ini. Namun sayangnya, dalam proses pembangunan gedung -gedung pencakar langit tersebut masih belum memperhatikan kelangsungan lingkungan dan daerah hijau pada wilayah tersebut.

Berangkat dari keprihatinan itu, panitia lomba Nasional Civil Engineering Day’s 2017 Prodi Teknik Sipil (TS) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) kembali mengangkat tema “Inovation of High Streength Green Concrete Competition 2017.” Tema ini mengedepankan beton mutu tinggi yang ramah lingkungan. Setiap tim diajak untuk berinovasi menggunakan bahan ganti campuran beton yang lebih ramah lingkungan atau memanfaatkan limbah yang ada, seperti ampas tebu sekam padi dan lain lain.

Antusiasme peserta cukup baik. Diikuti oleh 45 peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang mendaftarkan timnya, melalui proses seleksi proposal  lomba yang dikirim oleh masing-masing tim. Dari 45, diseleksi menjadi  20 tim yang berhasil lolos mengikuti tahap selanjutnya, yaitumixing day yang diadakan hari Sabtu (11/03/2017). Dimulai pukul 13.00 WIB, 20 tim yang berlomba dibagi menjadi 4 sesi. Setiap sesi terdapat 5 tim yang melakukan proses mixing. 

Sempat diguyur hujan deras, semangat masing-masing tim tidak terlihat mengendur. Spirit ini ditunjukkan dari proses mixing yang rampung kurang dari waktu yang ditentukan oleh panitia lomba, yaitu 40 menit setiap sesinya.

Vicky Marita Sinegar, selaku koordinator Lomba Nasional ini mengaku cuaca seperti ini di luar perkiraannya dan teman teman panitia, mereka pun telah melakukan berbagai persiapan dan antisipasi, “Harapan saya lomba ini bisa berjalan dengan lancar dan tetap menjunjung sportifitas, kemudian alasan kami kembali menggunakan tema yang sama dari tahun lalu adalah kami ingin menjadikan lomba beton  yang ramah lingkungan ini menjadi suatu trend mark setiap tahunnya dan semakin memacu mahasiswa terutama insan teknik sipil Indonesia bisa terus berkreasi menciptakan ide-ide baru,” ujarnya pada sesi mixing di lapangan parkir belakang Kampus 2 Thomas Aquinas UAJY.

“Saya senang bisa mengikuti lomba di UAJY ini, lomba cukup baik, dan kami (tim Politeknik Negri Pontianak,-red) tidak begitu mengalami kesulitan yang begitu berarti, namun yang kami sayangkan panitia seharusnya menyediakan tempat lain jikalau turun hujan seperti ini, karena cuaca hujan dapat berpengaruh pada mutu beton yang dibuat,” tutur Binardi Rizi peserta yang berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat ini.

Selanjutnya para peserta yang lolos mixing day akan melakukan presentasi, lima tim terbaik akan dipilih sesuai syarat dan kriteria yang dibuat oleh panitia.

 

UAJY Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) adalah lembaga pendidikan tinggi swasta yang didirikan oleh kaum awam Katolik dan dikelola oleh Yayasan Slamet Rijadi - Yogyakarta, di bawah lindungan Santo Albertus Magnus. Universitas Atma Jaya Yogyakarta lahir pada tanggal 27 September 1965, dengan tujuan untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berdimensi serta berorientasi global.
© 2017 Universitas Atma Jaya Yogyakarta Follow UAJY: Facebook Twitter Linked Youtube