header-int

Bincang Teh dan Peluncuran Produk Tani Bersama FISIP UAJY

21 October 2019
Share Facebook Share

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Atma Jaya Yogyakarta (FISIP UAJY) bekerja sama dengan Business Watch Indonesia menyelenggarakan acara Bincang Teh dan Peluncuran Produk Petani dengan tema “Membangun Budaya dan Tradisi Baru Teh Indonesia”, Kamis (17/10) di Auditorium Kampus 4 Gedung Teresa FISIP UAJY. Selain bincang teh, diadakan pula peluncuran (launching) produk teh petani yang telah bersertifikasi Lestari.

Acara dibuka dengan pidato dan sambutan dari Ir. Musdhalifah Machmud, M.T. selaku Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. Acara tersebut menghadirkan pembicara Surya Adi Pramana, M. Si., dosen Sosiologi FISIP UAJY, Waras Paliant S P., M. P., selaku Petani Teh dan Pengurus Paguyuban Tani Lestari, Arif Wirawangsadita selaku Praktisi Perhotelan Dan Kuliner serta pendiri Resort Kampung Sampireun, Nanang Christianto, S. Sos., selaku Sustainability Tea Program Manager Business Watch Indonesia, serta Kilburn H Roby selaku Praktisi Teh Premium CV. Dharma Jakti Bali. Dalam acara tersebut juga diadakan praktik menyeduh teh. Sebanyak lebih kurang 150 mahasiswa, perwakilan petani teh Jawa Tengah dan Jawa Barat, perwakilan petani Merapi dan Merbabu, akademisi dan peneliti turut hadir pada acara yang diselenggarakan oleh FISIP UAJY.

IMG_9496

Acara ini bertujuan untuk mendorong budaya dan tradisi minum teh yang baik bagi masyarakat Indonesia, memperkuat upaya produsen teh Indonesia, mempromosikan seluruh produk teh petani bersertifikasi Lestari, serta membangun gerakan nasionalisme cinta produk teh Indonesia guna memberikan dukungan terutama pada para petani teh yang merupakan kelompok produsen yang terbesar di sektor ini.

Pada tahun 1980, tingkat konsumsi teh nasional berkisar 0,32 kg/kapita/tahun. Sedangkan tahun 2010 tingkat konsumsi ini telah mengalami peningkatan menjadi 0,61 kg/kapita/tahun (Business Watch Indonesia, 2010).

“Banyak sekali masalah yang menghambat produksi teh petani. Salah satunya pengelolaan kebun yang tidak maksimal karena populasi kurang dan tidak adanya pengelolaan sistem kebun yang baik,” tegas Waras Paliant S P., M. P., menjelaskan mengenai praktik produksi teh petani selama ini. Acara kemudian ditutup dengan penyajian teh dan uji rasa produk dari Perkebunan Rakyat.

IMG_9487

UAJY Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) adalah lembaga pendidikan tinggi swasta yang didirikan oleh kaum awam Katolik dan dikelola oleh Yayasan Slamet Rijadi - Yogyakarta, di bawah lindungan Santo Albertus Magnus. Universitas Atma Jaya Yogyakarta lahir pada tanggal 27 September 1965, dengan tujuan untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berdimensi serta berorientasi global.
© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta Follow UAJY: Facebook Twitter Linked Youtube