header-int

COMICOS FISIP UAJY 2018: Dorong Masyarakat Lebih Kreatif dengan Inovasi, Komunikasi dan Kolaborasi

01 December 2018
Share Facebook Share

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Atma Jaya Yogyakarta mengadakan Conference on Media, Communications, and Sociology (COMICOS) 2018 pada 29-30 November 2018 lalu. Acara ini berlangsung di Auditorium Kampus 4 Gedung Teresa UAJY. Acara dibuka oleh FX. Bambang Kusumo Priandono, S.Sos., MA selaku Dekan FISIP UAJY dan Lukas Deni Setiawan, M.A selaku ketua COMICOS 2018.

“Inovasi, Komunikasi, Kolaborasi: Strategi dan Kajian Membangun Masyarakat Kreatif” diangkat sebagai tema COMICOS 2018 dengan melibatkan akademisi, pelaku industri, pemerintah, masyarakat sipil, dan komunitas. Keterlibatan ragam profesi ini diharapkan mampu memberikan kolaborasi yang kemudian menghasilkan suatu inovasi baru yang kreatif di tengah masyarakat era digital.

Hari pertama COMICOS 2018 mendiskusikan Inovasi dan kolaborasi sebagai strategi pemberdayaan masyarakat, dengan mendatangakan Imung Yuniardi, direktur Combine Resource Institution yang membawa bahan diskusi mengenai inovasi bagi media komunitas antara dampak dan tujuan di tengah-tengah masyarakat 4.0. Dilanjutkan oleh Dhyah Ayu Retno W dosen FISIP UAJY, yang kemudian melanjutkan diskusi dengan mengangkat kolaborasi dan inovasi UMKM berbasis gender di daerah rawan bencana.

1

Di hari kedua COMICOS 2018 menghadirkan pembicara seperti Garin Nugroho, seorang produser dan sutradara, serta Ema Yunita seorang Program Manager dari British Council organisasi budaya Inggris yang bergerak di bidang pendidikan. Garin Nugroho sudah bergulat di dunia film selama 30 tahun, membagi pengalamannya menciptakan kolaborasi dan inovasi yang sudah meluas hingga dunia internasional. Ema Yunita tidak kalah menariknya membagi informasi mengenai organisasi British Council yang sudah banyak melakukan kolaborasi dengan organisasi intrernasional lainnya.

“Tema Inovasi Komunikasi dan Kolaborasi inilah yang menjadi benang merah dalam COMICOS 2018 ini. Inovasi inklusif berarti inovasi ini terbuka, mudah dimanfaatkan banyak orang dan mendorong orang untuk berpartisipasi. Inovasi inklusif ini kemudian muncul dari akademisi dan praktisi dari ragam konsentrasi yang dapat menyatukan semua dengan berkolaborasi,” ujar Lukas Deni Setiawan, M.A, Ketua COMICOS 2018.

Hadirnya film dan organisasi internasional ini salah satu bentuk bersatunya ragam konsentrasi melalui inovasi kolaborasi. Film, yang awal bergeraknya lokal di Indonesia, berkembang ke kancah internasional dengan ragam penghargaan yang dihasilkan. Begitu pula dengan gerakan organisasi, awal bergeraknya mengutamakan gerakan lokal yang kemudian beranjak hingga internasional mengenal gerakan organisasi tersebut.

2

UAJY Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) adalah lembaga pendidikan tinggi swasta yang didirikan oleh kaum awam Katolik dan dikelola oleh Yayasan Slamet Rijadi - Yogyakarta, di bawah lindungan Santo Albertus Magnus. Universitas Atma Jaya Yogyakarta lahir pada tanggal 27 September 1965, dengan tujuan untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berdimensi serta berorientasi global.
© 2018 Universitas Atma Jaya Yogyakarta Follow UAJY: Facebook Twitter Linked Youtube