header-int

Dosen UAJY Tentang KPI dan Sinetron

22 October 2018
Share Facebook Share

. Perhatian keras ini berbuah surat peringatan tertulis oleh KPI terhadap salah satu stasiun televisi yang menayangkan sinetron azab (surat peringatan nomor 413/K/KPI/31.2/07/2018). Sejak 2015, total sudah ada tiga stasiun TV yang mendapat teguran KPI atas penayangan sinetron bertema azab karena dinilai kurang sesuai dengan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI Tahun 2012.

“Permasalahan ini sudah selayaknya menjadi bahan refleksi para pengelola media penyiaran. Komentar warganet yang menjadikan program televisi sebagai guyonan menjadi tanda terkikisnya kepercayaan khalayak pada media televisi bersangkutan. Hal ini sangat serius mengingat kepercayaan adalah jantung keberadaan media di tengah masyarakat,” jelas Lukas Deni Setiawan selaku dosen mata kuliah Media Penyiaran Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Atma Jaya Yogyakarta (FISIP UAJY).

Menurut Deni, ada beberapa hal yang perlu dicermati mengenai sinetron tersebut. Pertama, soal sinetron yang dianggap tidak masuk akal. Penonton dapat mengidentifikasi sendiri cerita yang dibuat oleh penulis skenario sinetron itu melalui kesesuaiannya dengan realitas yang dialaminya sehari-hari. Cerita fiksi yang menarik sekaligus penting tidak selalu harus kisah yang rumit, tetapi kisah yang dapat menjadi bahan perenungan penontonnya setelah selesai menonton.

Kedua, soal tanggapan KPI yang muncul berdasarkan aduan khalayak. Hal ini sangat bagus karena KPI tidak mungkin bekerja sendiri. Khalayak yang sudah meluangkan waktu dan berani mengadu ke KPI adalah penonton yang peka dan peduli pada kondisi dunia penyiaran di negara ini.

“Banyak yang mengeluh dan menertawakan tayangan sinetron televisi kita, tetapi tidak banyak yang secara resmi mengadukannya,” tambah Deni.

Frekuensi yang dipakai untuk siaran adalah milik publik yang dipinjamkan ke para pengelola media-media tersebut. Oleh karena itu, masyarakat sangat berhak mengadukan tayangan-tayangan yang dianggap tidak sesuai.

“Semakin banyaknya aduan yang kita sampaikan ke KPI, semakin banyak pula pertimbangan yang dapat dipakai KPI untuk mengusulkan penghentian atau perpanjangan pinjaman frekuensi tersebut,” tegas Deni.

###

UAJY Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) adalah lembaga pendidikan tinggi swasta yang didirikan oleh kaum awam Katolik dan dikelola oleh Yayasan Slamet Rijadi - Yogyakarta, di bawah lindungan Santo Albertus Magnus. Universitas Atma Jaya Yogyakarta lahir pada tanggal 27 September 1965, dengan tujuan untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berdimensi serta berorientasi global.
© 2018 Universitas Atma Jaya Yogyakarta Follow UAJY: Facebook Twitter Linked Youtube