header-int

Kuliah Umum Teknik Sipil UAJY Kenalkan Metode Geotechnical Vacuum System

12 September 2017
Share Facebook Share

Seiring dengan perkembangan jaman, tingkat penduduk dan pembagunan semakin meningkat. Dan banyak kegiatan konstruksi yang semakin fokus dengan perilaku tanah. Apalagi dengan kondisi tanah yang beragam dan tidak selalu sama pada area kontruksi, mengharuskan ketelitian dalam perencanaan dan pelaksanaan konstruksi itu sendiri.

Berangkat dari hal tersebut, Program Studi Teknik Sipil Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) mengadakan kuliah umum bertemakan “Earthwork and Ground Improvement in Civil Engineering” di Auditorium Kampus 2 UAJY, Senin (11/09).

kuliah umum sipil 5

Acara ini diisi oleh dua pembicara Ir. Hartanto Legowo dan Ir. EP. Bambang Sutrasno, yang tak lain adalah alumni UAJY tahun 1984. Kuliah umum tersebut membahas tentang perbaikan tanah dan bagaimana solusinya jika bertemu dengan tanah yang buruk. Dalam sesi pertama Hartanto menjelaskan tentang usaha perbaikan tanah (soil improvement) terutama tanah lunak komperatif. Hartanto mengatakan bahwa untuk membuat fondasi dalam harus diperhitungkan dengan negative skin friction.

“Kontraktor jarang menghitung dengan negative skin friction, akibatnya semua akan gagal. Karena itu perhitungan negative skin friction sangatlah penting,” jelas Hartanto.

kuliah umum sipil 2

Hartanto juga menjelaskan kepada mahasiswa Teknik Sipil UAJY tentang preloading atau prakomperasi yaitu metode perbaikan tanah dengan menempatkan beban sementara pada lahan kontruksi sebelum struktur rencana didirikan. Tentang Geotechnical Vacuum System. Hartono mengatakan bahwa ada dua waktu yang diperlukan untuk proses konsolidasi.

“Karena disipasi tegangan air pori terjadi bersamaan dengan terperas keluarnya air pori yang bersangkutan, maka waktu yang diperlukan untuk proses konsolidasi tergantung pada panjang lintasan dan permeabilitas tanah lunak yang bersangkutan,” ungkap Hartanto.

kuliah umum sipil 1

Selain itu, Ir. EP. Bambang Sutrasno juga menceritakan pengalamannya melakukan soil improvement dengan metode Geotechnical Vacuum System (GVS). Dia mempunyai pengalaman membangun jalan tol di Palembang, yang mayoritas tanah tersebut adalah rawa. Untuk memecahkan masalah tersebut, Bambang melakukan sondir di tanah rawa untuk mengetahui kedalamannya dan memasang preloading vertical drains.

Diharapkan dengan adanya kuliah umum ini, mahasiswa Teknik Sipil UAJY dapat mempraktekan ilmu yang didapat sewaktu sudah bekerja, agar ke depannya dapat mengatasi kondisi tanah yang tidak sesuai dengan harapan.

UAJY Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) adalah lembaga pendidikan tinggi swasta yang didirikan oleh kaum awam Katolik dan dikelola oleh Yayasan Slamet Rijadi - Yogyakarta, di bawah lindungan Santo Albertus Magnus. Universitas Atma Jaya Yogyakarta lahir pada tanggal 27 September 1965, dengan tujuan untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berdimensi serta berorientasi global.
© 2017 Universitas Atma Jaya Yogyakarta Follow UAJY: Facebook Twitter Linked Youtube