header-int

Mahasiswa UAJY Ikuti Lomba Keceh dan Reresik Kali Tambakbayan

27 March 2017
Share Facebook Share

Dalam rangka memperingati World Water Day 2017, sebanyak 30 tim dari berbagai komunitas, instansi, dan universitas mengikuti kegiatan “Keceh lan Reresik Kali Tambakbayan 2017”, Sabtu (25/3). Acara ini diselenggarakan oleh Pokja Tambakbayan bekerja sama dengan berbagai pihak seperti BBWS Serayu Opak, Harian Kedaulatan Rakyat, Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Asosiasi Komunitas Sungai Yogyakarta, dan lainnya.

“Untuk memperingati Hari Air Sedunia tidak perlu diperingati secara meriah dan megah namun makna kegiatan adalah bagaimana kita berkontribusi untuk menjaga lingkungan dan ekosistem kita terutama sumber daya air,” jelas Bambang Sasongko, ketua panitia Keceh lan Reresik Kali Tambakbayan.

Acara ini merupakan kegiatan rutin Pokja Sungai Tambakbayan sebagai aksi dan partisipasi masyarakat dalam gerakan restorasi sungai khususnya Sungai Tambakbayan. Kegiatan kali ini mengambil tema “nguri-nguri kali” yang bertujuan untuk sosialisasi dan desiminasi Gerakan Restorasi Sungai DIY, identifikasi potensi dan permasalahan di Sungai Tambakbayan, dan penghijauan lahan kritis di bantaran Sungai Tambakbayan.

Para peserta  menempuh jarak lebih kurang 5km yang dibagi dalam empat zona. Zona pertama dimulai dari Embung Tambakboyo – Perumahan Perwita Karya (ringroad), zona kedua dari Perumahan Perwita Karya – Jembatan Babarsari, zona ketiga dari Jembatan Babarsari – Bendung Glendongan, dan zona keempat dari Bendung Glendongan dan berakhir di Dukuh Kalongan.

Kegiatan ini juga menjadi ajang perlombaan dan pemenangnya mendapatkan piala bergilir serta uang pembinaan. Selain itu, masing-masing kelompok juga ditugaskan untuk melakukan identifikasi sebaran limbah/sampah, kerentanan infrastruktur, dan biodiversity di sepanjang Sungai Tambakbayan. Rani Sjamsinarsi selaku Plt. Sekretaris Daerah Istimewa Yogyakarta dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Peringatan Hari Air Sedunia sebagai pembaharuan komitmen kita bahwa air itu perlu dihargai.

“Kita tidak bisa hidup tanpa air maka event seperti ini dijadikan sebagai momentum cinta kita dan rasa menghargai kita terhadap sumber air,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini, UAJY turut serta mengirimkan empat tim yang terdiri dari 20 orang. Tiga tim merupakan mahasiswa Fakultas Teknik dan satu tim dari Mapala UAJY. Hasil dari susur sungai ini nantinya akan dicatat dan dilaporkan kepada Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta untuk ditindaklanjuti agar sumber air dan kelestarian sungai tetap terjaga.

DSC_2789

DSC_2767

UAJY Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) adalah lembaga pendidikan tinggi swasta yang didirikan oleh kaum awam Katolik dan dikelola oleh Yayasan Slamet Rijadi - Yogyakarta, di bawah lindungan Santo Albertus Magnus. Universitas Atma Jaya Yogyakarta lahir pada tanggal 27 September 1965, dengan tujuan untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berdimensi serta berorientasi global.
© 2017 Universitas Atma Jaya Yogyakarta Follow UAJY: Facebook Twitter Linked Youtube