header-int

Mahatma UAJY Sambut Hari Raya Nyepi dengan Pawai Ogoh-Ogoh dan Lomba Fotografi

27 March 2017
Share Facebook Share

Indonesia merupakan negara yang terdiri berbagai suku, bahasa budaya dan agama. Salah satu agama yang dipeluk oleh masyarakat Indonesia adalah Hindu.

Sabtu (25/3/2017), masyarakat Yogyakarta, baik yang beragama Hindu dan lainnya memadati sepanjang jalan Malioboro untuk melihat ogoh-ogoh.  Sebanyak 22 ogoh-ogoh diarak dari Gedung DPRD Yogyakarta menuju Alun-alun Utara dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi. Bagi umat Hidu, Nyepi merupakan tahun baru yang dirayakan setiap Tahun Baru Saka, dan kali ini memasuki Tahun  Saka yang ke 1939.

Ogoh-ogoh yang diarak adalah ogoh-ogoh yang dibuat oleh berbagai komunitas Hindu di Yogyakarta, salah satunya adalah Komunitas Mahasiswa Hindu Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), atau lebih dikenal dengan  Mahatma UAJY. Jika pada sebelumnya Mahatma membuat ogoh-ogoh Celuluk,   pada tahun ini Mahatma membuat ogoh-ogoh berbentuk nyamuk yang bernama Legu Gondong.

“Legu Gondong menggambarkan nyamuk yang bisa berevolusi kekuatannya. Nyamuk memang kecil, tetapi bisa memberi dampak buruk yang besar misalnya wabah penyakit. Dengan membuat ogoh-ogoh nyamuk ini, diharapkan masyarakat  terus waspada dan tidak menyepelekan nyamuk.”, ujar Peby selaku ketua panitia ogoh-ogoh Mahatma UAJY saat ditanya mengenai alasan pemilihan ogoh-ogoh yang dibuat.

Dalam proses pembuatan ogoh-ogoh yang memakan waktu kurang lebih satu bulan ini, terdapat berbagai kendala yaitu dana, proses pembuatan  yang rumit serta sulitnya mencari sumber daya manusia.  Meskipun begitu, kendala-kendala yang ada tidak mematahkan semangat mereka untuk membuat ogoh-ogoh.

Selain berpatisipasi dalam pawai, Mahatma juga mengadakan lomba fotografi ogoh-ogoh untuk pertama kalinya. Lomba yang diikuti oleh 65 peserta yang berasal dai UAJY tersebut bertujuan untuk mengenalkan Mahatma ke mahasiswa UAJY.

Meeting point lomba ini memang berada di Parkiran Abu Bakar Ali Malioboro, namun peserta bisa mengambil foto ogoh-ogoh di luar area meeting point.  Selain itu, panitia tidak membatasi kamera yang digunakan untuk lomba foto, bahkan dengan modal kamera hand phone saja peserta bisa mengikuti lomba ini. Ogoh-ogoh yang difoto peserta adalah ogoh-ogoh dari Mahatma UAJY. Hasil foto tersebut kemudian di upload dan di tag ke akun instagram Mahatma UAJY. Pemenang dibagi menjadi 2 kategori yaitu foto terbaik dan like terbanyak.

“Saya berharap tahun depan Mahatma bisa mengadakan lomba foto lagi dan berpartisipasi dalam pawai. Saya senang ada pawai seperti ini di Yogyakarta, karena biasanya ogoh-ogoh itu hanya identik dengan Bali saja.”, kata I Gede Gandhi Bramayusa selaku ketua panitia lomba foto ogoh-ogoh

IMG_9813

UAJY Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) adalah lembaga pendidikan tinggi swasta yang didirikan oleh kaum awam Katolik dan dikelola oleh Yayasan Slamet Rijadi - Yogyakarta, di bawah lindungan Santo Albertus Magnus. Universitas Atma Jaya Yogyakarta lahir pada tanggal 27 September 1965, dengan tujuan untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berdimensi serta berorientasi global.
© 2017 Universitas Atma Jaya Yogyakarta Follow UAJY: Facebook Twitter Linked Youtube