header-int

“Novel Biotechnology to Cure Terminal Disease”, Sebuah Kuliah Umum

22 September 2014
Share Facebook Share

Dalam rangka Dies Natallis Ke-24, Fakultas Teknobiologi Universita Atma Jaya Yogyakarta (FTB UAJY) menyelenggarakan kuliah umum dengan tema, “Novel Biotechnology to Cure Terminal Disease”. Kuliah berlangsung di Audiovisual Kampus II, Gedung Thomas Aquinas, Jl. Babarsari 44, Yogyakarta. Hadir sebagai pembicara : 1. Joshua Nathanael (mahasiswa FTB UAJY), dengan makalah yang berjudul Uji Aktifitas Anti Kanker Ekstrak Kulit Jeruk Purut pada Sel HeLa Cervical Cancer Line; 2. dr. Kartika Widayati, Sp.PD-KHOM (RSU dr. Sardjito) dengan makalah berjudul Terapi Target pada Kanker Payudara – Aplikasi Bioteknologi pada Terapi Kanker; dan A/Prof. Hardean Eric Achnek (Duke University Department of Surgery Singapore) dengan makalah berjudul Stem Cell as Therapy in Cardio Vascular Disease.

Sebagaimana diketahui, bahwa dewasa ini perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada biologi semata, tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan murni lain, seperti biokimia, komputer, biologi molekular, mikrobiologi, genetika, kimia, bahkan matematika, dan lain sebagainya. Tak mengherankan kalau kemudian muncul metode-metode baru dalam mengatasi berbagai macam penyakit. Hal ini bisa dirujuk dengan adanya pengembangan  serta pemanfaatan stem cell (sel punca) sebagai salah satu cara untuk mengobati berbagai penyakit yang dianggap tidak mudah disembuhkan seperti penyakit stroke, jantung diabetes dan bahkan penyakit kanker. Menurut para ahli, pemanfaatan stem cell dalam pengobatan klinis ini sangat memungkinkan, karena teknologi stem cell mempunyai kemampuan untuk merubah sebuah sel menjadi berbagai jenis sel sehingga dapat berfungsi menggantikan sel yang rusak.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Dies Natallis Ke-24 FTB UAJY, Dr. Felicia Zahida mengatakan bahwa pada usia yang ke-24 ini, FTB siap berkontribusi dalam laju perkembangan bioteknologi yang begitu cepat. Di samping itu, pada era yang sudah dekat dengan pencanangan Masyarakat Ekonomi  ASEAN tahun 2015 nanti, FTB perlu menyusun langkah-langkah strategis guna semakin  mengukuhkan eksistensi teknobiologi. Menurut Wakil Rektor I, Pramana Yuda, Ph.D. dalam sambutan sekaligus pembukaan acara tersebut, tantanngan tersebut sebenarnya  telah dijawab melalui kesiapan UAJY dalam mempersiapkan langkahnya seiring dengan Rencana Induk Pengembangan UAJY selama 25 tahun ke depan. Langkah konkrit tersebut antara lain dengan didorongnya proses internasionalisasi fakultas, misalnya pembukaan kelas-kelas internasional, tukar menukar mahasiswa atau mengembangkan penelitian dan atau pemagangan dengan perguruan tinggi luar negeri, misalnya Korea, Thailand, atau perguruan tinggi anggota ACUCA, dan lain-lain. Harapannya adalah kian terwujudnyatanya cita-cita menuju UAJY yang unggul, inklusif, humanis dan berintegritas. (One 22/9)

UAJY Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) adalah lembaga pendidikan tinggi swasta yang didirikan oleh kaum awam Katolik dan dikelola oleh Yayasan Slamet Rijadi - Yogyakarta, di bawah lindungan Santo Albertus Magnus. Universitas Atma Jaya Yogyakarta lahir pada tanggal 27 September 1965, dengan tujuan untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berdimensi serta berorientasi global.
© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta Follow UAJY: Facebook Twitter Linked Youtube