header-int

Seminar Nasional Pekan Fakultas Hukum UAJY “Quo Vadis Bangsaku”

13 September 2018
Share Facebook Share

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta (BEM UAJY) mengadakan seminar nasional bertemakan “Quo Vadis Bangsaku” di Ruang Auditorium Kampus III Gedung Bonaventura UAJY, Rabu (12/9). Acara seminar nasional tersebut merupakan penutup rangkaian acara dari kegiatan Pekan Fakultas Hukum UAJY 2018.

Seminar nasional tersebut dibuka dengan pertunjukkan Tari Pungkur Sagu dari Komunitas Mahasiswa Papua Universitas Atma Jaya Yogyakarta (KOMAPA UAJY). Ketua Panitia Seminar, Evan Hosea Setiawan, dalam  sambutannya menjelaskan pengertian dari Quo Vadis Bangsaku”.

“Artinya mau dibawa kemana bangsaku? Tema seminar nasional ini bertujuan untuk mengingatkan mahasiswa sebagai generasi muda bangsa untuk berpikir kritis dalam memahami kebutuhan bangsa Indonesia saat ini,” kata Evan

Rio Mayrola, selaku Ketua BEM FH UAJY, juga mendukung pernyataan Evan H Setiawan bahwa melalui seminar nasional tersebut, mahasiswa dituntut untuk memaksimalkan diri dalam berkarya.

“Mahasiswa memiliki fungsi untuk memaksimalkan arah bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik. Lebih baik berkarya dan dihina daripada menghina karya orang lain,” jelasnya.

IMG_8618

Acara seminar nasional tersebut menghadirkan beberapa narasumber seperti Theofransus Laurens Alexander, S.H., L.L.M., Ph.D (Tenaga Ahli Utama Staff Kepresidenan RI), Ir. Gatot Saptadi (Sekretaris Daerah DIY) dan Dr. G. Sri Nurhantanto, S.H., L.L.M (Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta).

Theofransus Laurens Alexander, S.H., L.L.M., Ph.D, menyampaikan materi tentang Perkembangan dan Pengaruh Pembangunan Indonesia dari Perspektif Nawacita. Laurens menjelaskan bahwa Indonesia tidak berhenti di infrastruktur saja tetapi juga meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) nya.

“Periode menjelang empat tahun sudah berjalan baik, fokusnya juga tidak hanya di pembangunan infrastruktur tetapi juga pembangunan SDM di Indonesia. Harus seimbang,” kata Laurens.

Hal serupa juga disampaikan oleh Sekretaris Daerah DIY, Ir. Gatot Saptadi mengenai Peran Pemerintah Daerah dalam Upaya Menjembatani Kebutuhan Daerah Demi Terwujudnya Keadilan yang Merata. Pemda DIY mengaku masih dalam tahap berjuang menanggulangi tingkat angka kemiskinan di Kota Istimewa.

IMG_8605

Dr. Gregorius Sri Nurhartanto, S.H., L.L.M juga menyampaikan materinya tentang Peran Kampus dalam Upaya Meningkatkan Kualitas SDM Bangsa Indonesia. Nurhartanto menjelaskan bahwa mahasiswa harus memiliki keberanian dalam bersikap sehingga mereka mampu menentukan Indonesia menuju bangsa yang adil, makmur dan sejahtera berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945.

“Oleh karena itu, UAJY sebagai salah satu kampus di Indonesia turut serta dalam membentuk karakter mahasiswa yang berkualitas dan berani tapi tetap beretika,” kata Nurhartanto.

Melihat acara seminar nasional berjalan baik dari antusias mahasiswa, Bintang Sinurat berharap bisa mengadakan seminar nasional di kegiatan Pekan Fakultas Hukum UAJY selanjutnya.

“Saya berharap bisa mengadakan kegiatan seminar seperti ini lagi, karena antuasias teman-teman mahasiswa yang di luar dugaan panitia. Jadi, saya melihat kalau mahasiswa kita sebenarnya ingin tahu bagaimana caranya membantu Indonesia dalam memaksimalkan kesejahteraan bangsa ini,” kata Bintang, selaku Ketua Pekan Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

###

UAJY Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) adalah lembaga pendidikan tinggi swasta yang didirikan oleh kaum awam Katolik dan dikelola oleh Yayasan Slamet Rijadi - Yogyakarta, di bawah lindungan Santo Albertus Magnus. Universitas Atma Jaya Yogyakarta lahir pada tanggal 27 September 1965, dengan tujuan untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berdimensi serta berorientasi global.
© 2018 Universitas Atma Jaya Yogyakarta Follow UAJY: Facebook Twitter Linked Youtube