1
header-int

Teliti Daging Analog, Mahasiswa UAJY Menangi NRC Grant 2020

07 December 2020
Share Facebook Share

Kezia Febiola Wibowo, mahasiswa Fakultas Teknobiologi Universitas Atma Jaya Yogyakarta (FTB UAJY) berhasil menjadi salah satu pemenang dalam kompetisi Nutrifood Research Center Grant 2020 yang diadakan oleh PT. Nutrifood Indonesia. Tema yang diangkat dalam Nutrifood Research Center Grant tahun ini adalah “Membangun Indonesia yang Lebih Sehat Melalui Penelitian Terkait Pembatasan Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak”.

Pandemi COVID-19 yang sedang terjadi membuat seluruh tahap seleksi yang berlangsung mulai bulan Maret hingga Oktober 2020 dilaksanakan secara online, baik interview maupun presentasi di hadapan dewan juri. Setelah melalui proses seleksi oleh tim NRC bersama dewan juri, yang terdiri dari Prof. Dr. Antonius Suwanto, Prof. Dr. Made Astawan, dan Prof. Dr. Maggy T. Suhartono, akhirnya terpilih 3 proposal penelitian terbaik yang berhasil menjadi pemenang NRC Grant 2020.

Kezia berhasil menjadi salah satu dari tiga pemenang dengan penelitian berjudul “Daging Analog Kacang Tunggak Rendah Lemak Tinggi Protein dengan Penstabil Ekstrak Kulit Kakao”. Kezia menjelaskan bahwa judul yang Ia ambil ini berasal dari masalah yang banyak dialami pada konsumsi daging yakni kolesterol tinggi serta potensi berbagai penyakit di dalam tubuh. Daging analog dari kacang tunggak diklaim memiliki kadar lemak yang lebih rendah. Kacang tunggak sendiri banyak ditemukan di daerah Gunungkidul dan proses penggunaan kacang tunggak menjadi salah satu upaya dalam pengolahan bahan lokal. Sementara itu penggunaan ekstrak kakao bertujuan untuk menciptakan tekstur daging analog semirip mungkin dengan daging asli.

“Semoga penelitian ini bisa bermanfaat untuk masyarakat, untuk Universitas Atma Jaya Yogyakarta, dan PT. Nutrifood Indonesia,” ungkap Kezia sembari mengungkapkan harapannya.

Kontrak pelaksanaan penelitian dengan PT. Nutrifood Indonesia akan berlangsung selama dua tahun untuk tahap pengembangan penelitian tersebut. Walaupun terkendala dengan adanya pandemi COVID-19 dan perubahan sistem secara online namun tidak menghalangi semangat Kezia dalam mengikuti kompetisi. Usaha yang besar disertai dengan kesabaran dan ketekunan niscaya akan membuahkan hasil yang baik.

“Jangan takut duluan, kalau tidak ada teman jalani sendiri aja, jangan lupa terus minta bimbingan dosen, dan jangan lupa berdoa,” ungkap Kezia.

###

UAJY Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) adalah lembaga pendidikan tinggi swasta yang didirikan oleh kaum awam Katolik dan dikelola oleh Yayasan Slamet Rijadi - Yogyakarta, di bawah lindungan Santo Albertus Magnus. Universitas Atma Jaya Yogyakarta lahir pada tanggal 27 September 1965, dengan tujuan untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berdimensi serta berorientasi global.
© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta Follow UAJY: Facebook Twitter Linked Youtube