1
header-int

UAJY dan UNDIP Kunjungi Naruna Ceramic Studio dan Jalin Kerjasama Riset

20 October 2021
Share Facebook Share

Sebanyak 9 dosen dan 70 mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) dan beberapa mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) mengikuti Workshop Ceramics Product Knowledge di Naruna Ceramic Studio, Salatiga, Jumat (17/9/2021). Dosen dan mahasiswa yang mengikuti acara tersebut dari Prodi Teknik Industri, Sistem Informasi dan Arsitektur UAJY, Manajemen, Akuntansi dan Departemen Teknik Mesin UNDIP. Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor I UAJY Bidang Akademik dan Sistem Informasi, Sushardjanti Felasari, ST., M.SC. CAED, Ph.D.

Workshop kali ini adalah kegiatan awal Program Matching Fund Kedaireka “Produk Keramik Bermotif” dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia tahun 2021 yang merupakan kerja sama riset antara Insan Dikti. Riset ini diketuai oleh Dr. P. Wisnu Anggoro, ST., MT dari Prodi Teknik Indsutri dengan anggota dari dosen Prodi Arsitektur, Sistem Informasi UAJY serta Teknik Mesin dan Manajemen Universitas Diponegoro. Riset tersebut bekerjasama dengan pihak Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI), yaitu PT. Gyan Kreatif Indonesia dan Naruna Ceramic Studio.

Matching Fund Kedaireka adalah program dari Kemendikbud RI untuk penciptaan kolaborasi dan sinergi yang strategis antara Insan Dikti (lembaga perguruan tinggi) dengan pihak industri. Selain itu, program ini juga digunakan sebagai dukungan terhadap program Kampus Merdeka yang diharapkan ke depan mampu untuk mendorong akselerasi implementasi ekosistem Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan Riset Center di tiap Perguruan Tinggi yang lebih erat dan sinergis antara kampus, pemerintah, dan pihak DUDI.

Dalam workshop tersebut pemilik dan pendiri Naruna Keramik, Roy Wibisono memberikan sharing tentang dunia entrepreneurship. Naruna Keramik merupakan sebuah UMKM yang memproduksi handmade tableware dengan warna unik, elegan, dan bernilai jual tinggi dengan material keramik. Dalam masa pandemi COVID-19 ini, Naruna Keramik mampu menaikkan omzet penjualan hingga 19 kali lipat.

“Kita harus kuat awalnya. Pandemi menyerang bukan hanya industri kecil, menengah, atau besar. Dia tidak pandang bulu. Pandemi hanya melihat sistem bisnis kita bagus atau tidak. Kalau sistem bisnis kita kuat, dari riset, semuanya kuat, pasti kita menang, pasti omzet kita akan naik,” tutur Roy.

Menurut Roy, karakter pebisnis sukses di masa sekarang menurut adalah ia yang mau berani mengambil resiko, kreatif, inovatif, bertanggungjawab, tekun dan sabar, dan yang terpenting adalah cepat beradaptasi dengan situasi baru.

“Pengusaha juga perlu memiliki kemampuan design thinking, kemauan melakukan research, leadership, dan memiliki strategi menekan production cost,” jelas Roy.

Hal inilah membuat Naruna berani memberikan dukungan kepada Insan Dikti dalam program Matching Kedaireka Keramik Bermotif sebagai upaya untuk menjalin kolaborasi riset dengan pihak perguruan tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Riset dari UAJY dan UNDIP, ‪Dr. Paulus Wisnu Anggoro, ST.,MT memberikan pemaparan dan diskusi tentang topik penelitian yang akan dilakukan di Naruna Keramik.

“Tujuan dari penelitian ini adalah untuk penciptaan kolaborasi dan sinergi yang strategis antara Insan Dikti (lembaga perguruan tinggi) dengan pihak Industri. Selain itu, program ini juga wujud dukungan terhadap akselarasi program Kampus Merdeka di UAJY dan UNDIP sehingga mampu menghasilkan luaran-luaran penelitian yang bermutu, berupa produk komersial, paten, ataupun publikasi riset pada jurnal terindeks Scopus,” jelas Wisnu.

Matching Fund Kedaireka “Produk Keramik Bermotif” diharapkan akan mendorong terbentuknya ekosistem MBKM dan riset kolaborasi yang lebih erat dan terakselerasi antara kampus dan DUDI pada bidang keramik sehingga mampu tercipta pusat riset keramik yang benar-benar mampu menjawab tantangan perkembangan industri keramik Indonesia.

###

UAJY Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) adalah lembaga pendidikan tinggi swasta yang didirikan oleh kaum awam Katolik dan dikelola oleh Yayasan Slamet Rijadi - Yogyakarta, di bawah lindungan Santo Albertus Magnus. Universitas Atma Jaya Yogyakarta lahir pada tanggal 27 September 1965, dengan tujuan untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berdimensi serta berorientasi global.
© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta Follow UAJY: Facebook Twitter Linked Youtube