header-int

UAJY Gelar Talkshow Pancasila dan Kebhinnekaan

07 January 2020
Share Facebook Share

YOGYAKARTA – Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) mengadakan talkshow interaktif bertajuk “Tyas Rinonce: Refleksi Tentang Pancasila dan Kebhinnekaan Anak Bangsa” di Ruang Diskusi Kampus II Gd. Thomas Aquinas UAJY, Minggu (5/1/2020).

Acara ini menghadirkan narasumber para inspirator hidup kebhinnekaan yang juga alumni UAJY yakni Retno Dewayani, S.E (Ketua Umum GK Ladies), Nina Chrisna, S.Sos (Pegiat Sosial), Petrus Eko Nugroho, S.E (Ketua Bidang Kaderisasi dan Organisasi GEMAYOMI), We Hartoyo, S.H., M.Pd (Pegiat Sosial) serta dimoderatori oleh Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D. selaku Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Acara ini diadakan dengan tujuan untuk menyadarkan pentingnya hidup bersama dalam kebhinnekaan dan membuat kesepakatan bersama untuk mau menjadi sahabat bagi semua orang demi menjaga kebhinnekaan Indonesia. Talkshow ini dibuka oleh Rektor UAJY, Prof. Ir. Yoyong Arfiadi, M.Sc., Ph.D dan dihadiri oleh jajaran Rektorat UAJY, sivitas akademika UAJY, warga sekitar, komunitas lintas agama dan suku di Yogyakarta.

DSCF9592

Menurut Petrus Eko Nugroho, S.E, Pancasila dapat diwujudkan dari hal-hal yang kecil seperti mengucap salam kepada teman, hal tersebut dapat mendekatkan diri kita dengan orang lain. We Hartoyo, S.H., M.Pd juga mengungkapkan hal yang senada bahwa untuk mengamalkan Pancasila tidak harus dengan perbuatan yang muluk-muluk, misalnya dengan memberikan nasi bungkus kepada pemulung atau pengemis itu sudah mengamalkan sila keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia. Retno Dewayani, S.E selaku Ketua Umum GK Ladies juga selalu menghimbau ibu-ibu untuk menggaungkan kebhinekaan dan toleransi. Nina Chrisna, S.Sos juga menambahkan bahwa Pancasila harus dibudayakan sejak kecil dengan mengedukasi anak-anak dengan metode yang mudah dan menarik.

Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D

Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D mengungkapkan pentingnya menanamkan nilai-nilai pancasila sejak dini.

“Anak-anak TK diajarkan lagu-lagu kebangsaan dan di era milenial ini perlu ada pendidikan sistematis terus-menerus tentang pancasila dan memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan nilai-nilai pancasila,” ungkap Yudian. Menurut Yudian, keberagaman suku, agama dan ras di Indonesia jangan menjadi penghalang untuk membangun hidup bersama dalam kebhinnekaan.

Talkshow ini juga mendapat sambutan postif dari peserta. Salah satu peserta talkshow dari Universitas Proklamasi mengungkapkan bahwa, “Saya tertarik mengikuti acara ini karena berhubungan dengan mata kuliah Pancasila yang saya ambil dan pembicaranya juga menarik. Ke depannya semoga acara ini dapat diadakan lagi dengan pembicara lainnya.”

DSCF9637

UAJY Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) adalah lembaga pendidikan tinggi swasta yang didirikan oleh kaum awam Katolik dan dikelola oleh Yayasan Slamet Rijadi - Yogyakarta, di bawah lindungan Santo Albertus Magnus. Universitas Atma Jaya Yogyakarta lahir pada tanggal 27 September 1965, dengan tujuan untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berdimensi serta berorientasi global.
© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta Follow UAJY: Facebook Twitter Linked Youtube