header-int

UAJY Raih Hak Paten Invensi dari Kemenkumham RI

08 October 2019
Share Facebook Share

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI) mengeluarkan hak paten/Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) kepada Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY). Hak paten ini diterima UAJY melalui invensi atau penemuan “Proses Pembuatan Serbuk Bacillus Thuringiensis dan Penggunaannya untuk Membunuh Larva Nyamuk Demam Berdarah” yang diciptakan oleh salah satu dosen Fakultas Teknobiologi UAJY, Drs. A. Wibowo Nugroho Jati, M.S.

Melalui Bowo dan tim, UAJY berhasil mendapatkan hak paten invensi untuk pertama kalinya. Ke depannya, hak paten dengan invensi baru akan dilanjutkan oleh dosen UAJY lainnya.

“Bagi saya hak paten yang UAJY raih melalui penemuan saya ini akan menjadi acuan bagi teman-teman dosen yang lain untuk ikut berjuang meraih hak paten invensinya,” ujar Bowo.

Diakuinya, butuh proses panjang dalam menyelesaikan penelitiannya hingga meraih nomor hak paten invensinya ini. Mulai dari tahun 2013 hingga 2015, Bowo meneliti dengan teknik isolasi dan purifikasi terhadap daya bunuh larva nyamuk aedes aegypti. Selama penelitiannya berlangsung, Bowo dibantu melalui dana hibah fundamental yang diberikan Pemerintah DIY kepadanya. Banyak metode yang digunakan sampai pada tahun 2016, Bowo mendaftarkan paten untuk penelitiannya ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

“Hampir tiga tahun untuk sepenuhnya UAJY dapat meraih nomor hak patennya dari kementerian. Ketika sudah mendapatkan hak paten, tidak lantas selesai begitu saja, ada uji substantif yang kami lalui di bulan Mei lalu. Uji substantif ini uji kebenaran, diperiksa apakah penelitian ini layak atau tidak mendapatkan paten dan sudah ada belum di penelitian sebelumnya. Setelah dinilai layak, Dirjen HAKI mengirimkan kami surat pernyataan atas hak paten dari penelitian kami,” jelas Bowo.

Keprihatinan akan penyakit demam berdarah yang tak kunjung selesai dari tahun ke tahun menjadi dasar penelitian ini dibuat. Besar harapan Bowo, produk serbuk Bacillus Thuringiensis yang rencana akan diproduksi oleh pabrik ini, mampu membantu menyelesaikan permasalahan penyakit demam berdarah di Indonesia.

###

UAJY Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) adalah lembaga pendidikan tinggi swasta yang didirikan oleh kaum awam Katolik dan dikelola oleh Yayasan Slamet Rijadi - Yogyakarta, di bawah lindungan Santo Albertus Magnus. Universitas Atma Jaya Yogyakarta lahir pada tanggal 27 September 1965, dengan tujuan untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berdimensi serta berorientasi global.
© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta Follow UAJY: Facebook Twitter Linked Youtube