header-int

Wisuda UAJY: Hadapi Tantangan dengan Inovasi dan Sifat Adaptif

07 September 2019
Share Facebook Share

Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) kembali menggelar Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2018/2019 pada Sabtu, 7 September 2019 di Auditorium Kampus 2 Gedung Thomas Aquinas, Babarsari. UAJY mewisuda 886 sarjana dengan rincian 836 sarjana strata satu dan 50 sarjana strata dua (magister). Jumlah wisudawan dengan predikat cumlaude sebanyak 144 orang. Sampai dengan wisuda kali ini UAJY telah meluluskan sebanyak 45.274 sarjana dengan rincian 42.975 sarjana strata satu dan 2.299 sarjana strata dua (magister).

Wisuda Periode IV TA. 2018/2019 dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama diselenggarakan pada 31 Agustus 2019 dengan wisudawan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Teknik, Fakultas Hukum dan Fakultas Teknobiologi. Sedangkan tahap kedua berlangsung pada 7 September 2019 dengan wisudawan dari Fakultas Teknologi Industri, Fakultas Bisnis dan Ekonomika dan Program Pascasarjana.

Dalam wisuda tersebut, Tyas Maria Widiastuti dari Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri terpilih menjadi wakil wisudawan untuk memberikan sambutan. Tyas lulus Sarjana Teknik dengan predikat cumlaude. Perempuan lulusan SMA Cendana Pekanbaru, ini meraih IPK 3,95.

Selama menempuh kuliah di UAJY, Tyas termasuk mahasiswa berprestasi yang aktif mengikuti kegiatan, diantaranya menjadi Koordinator Acara Talkshow “Setara Serasa Charity Day – Kesetaraan hidup bersama teman-teman difabel”. Tyas merupakan salah satu penerima Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) (2016-2017) dan Beasiswa Liem Family Scholarship (2018-2019).

“Hari ini merupakan awal dari perjuangan baru untuk kita dapat meraih impian kita. Para orang tua dan pihak universitas telah membantu memfasilitasi kita untuk menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan sesama. Seperti yang selalu ditanamkan oleh universitas agar kita menjadi pribadi yang berintegritas, unggul, inklusif, dan humanis, hendaknya kita terus berupaya untuk dapat menerapkannya nilai-nilai tersebut dalam kehidupan kita kelak di kemudian hari,” ungkap Tyas dalam awal sambutannya.

Menurut Tyas masa depan itu adalah milik kita, sehingga kita harus selalu memperjuangkan mimpi kita tersebut. Jangan hanya mengikuti arus dan selalu gali potensi diri untuk menemukan apa sebenarnya passion yang kita miliki serta jangan lupa untuk selalu berdoa untuk menyertakan Tuhan di setiap pilihan hidup. Ketika sudah mendapatkannya, tekuni dan jangan berhenti hingga mendapatkan definisi sukses sesuai versi kalian masing-masing.

Rektor UAJY, Prof. Ir. Yoyong Arfiadi, M.Eng., Ph.D., dalam sambutannya mengharapkan wisudawan/wisudawati untuk selalu menjaga integritas dalam segala hal. Terlebih dalam situasi sekarang ini di mana korupsi, suap, dan penyimpangan masih menjadi masalah utama bangsa kita.

“Saya harap anda sebagai cendekiawan, tidak terlibat secara langsung maupun tidak langsung dengan hal-hal tersebut. Karena pada banyak kasus, orang-orang terhormat melakukan hal-hal tidak terhormat. Di tengah terpaan dan godaan untuk meraih sukses materi secara cepat, banyak orang jatuh karena tidak tahan godaan. Hal ini dapat dikarenakan godaan yang besar, atau dapat juga karena godaan dilakukan secara persistent sehingga bagi yang tidak kuat akan jatuh. Untuk itu lah nilai-nilai keutamaan pribadi menjadi penting di sini,” papar Yoyong.

3

Yoyong berpesan bahwa jangan merasa khawatir terhadap apa yang akan dihadapi di luar sana. Tapi saya yakin sebagai lulusan UAJY anda dapat menghadapi segala tantangan yang ada. Untuk itulah mengapa selain harus menyelesaikan sejumlah SKS tertentu sesuai dengan kurikulum di program studi masing-masing, universitas juga mensyaratkan mahasiswa untuk mengikuti kegiatan-kegiatan soft-skill untuk melatih dan memperkaya jati diri anda. Memang persaingan di luar tidak mudah, untuk itu diperlukan inovasi dan sifat adaptif yang tinggi dari masing-masing pribadi. Tapi dengan kerja keras dan latihan-latihan yang telah diberikan, saya yakin anda dapat mengatasinya.

Rektor UAJY juga secara khusus menyoroti tentang isu lingkungan hidup. “Pembangunan atas nama pertumbuhan ekonomi sering mempunyai efek bawaan yang memberi pengaruh buruk pada lingkungan yang kita miliki. Paus Fransiskus dalam Ensiklik Laudato Si’ tentang perawatan rumah kita bersama (Harun, PM, 2019) mengingatkan kita akan pentingnya merawat lingkungan sebagai rumah kita bersama. Kesadaran bahwa lingkungan yang kita warisi ini harus kita wariskan juga kepada generasi selanjutnya, dengan kondisi yang lebih baik, harus selalu kita jaga.” ungkap Yoyong.

1

Seperti kita ketahui aspek ancaman terhadap lingkungan bersumber dari beberapa hal, di antaranya adalah akibat pertambahan penduduk, urbanisasi, penggunaan energi yang berlebihan, penanganan sampah, dan pencemaran air, udara, dan tanah.

“Sebagai alumni UAJY hendaknya saudara dapat berkontribusi pada hal-hal yang dapat membuat lingkungan kita lebih baik,” tutup Yoyong mengakhiri sambutan.

###

UAJY Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) adalah lembaga pendidikan tinggi swasta yang didirikan oleh kaum awam Katolik dan dikelola oleh Yayasan Slamet Rijadi - Yogyakarta, di bawah lindungan Santo Albertus Magnus. Universitas Atma Jaya Yogyakarta lahir pada tanggal 27 September 1965, dengan tujuan untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berdimensi serta berorientasi global.
© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta Follow UAJY: Facebook Twitter Linked Youtube